BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi jaringan
komputer dewasa ini semakin pesat seiring
dengan kebutuhan masyarakat akan layanan yang memanfaatkan jaringan komputer.
Pada sistem jaringan komputer, protokol merupakan suatu bagian yang paling
penting.
Protokol jaringan yang umum digunakan
adalah IPv4. Akantetapi protokol
telah berumur lebih dari
20 tahun masih terdapat
beberapa kekurangan dalam menangani jumlah komputer
dalam suatu jaringan yang
semakin kompleks. Telah dikembangkan protokol jaringan baru, yaitu IPv6 yang merupakan solusi dari masalah diatas.
semakin kompleks. Telah dikembangkan protokol jaringan baru, yaitu IPv6 yang merupakan solusi dari masalah diatas.
1.2 Perumusan
Masalah
1.Apa itu jaringan dasar koputer?
2.Apa saja yang termasuk jaringan dasar?
1.3 Tujuan
1.Memperdalam
Jaringan dasar
2.Memenuhi
alah satu tugas produktif
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Jaringan
Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah
perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya
yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu.Perangkat yang
terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node. Hal ini memungkinkan
pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama, dan
menggunakan sumber daya jaringan (hardware dan software) ada.
Beberapa manfaat dari jaringan
komputer, antara lain:
1.Resource Sharing Yaitu
penggunaan sumber daya yang ada secara bersam-sama.
2.Realiabitas Tinggi Dengan
jaringan komputer kita akan mendapatkan realibitas yang tinggi.
3.Menghemat Uang Perusahaan
dapat menghemat peralatan yang harus digunakan.
4.Sarana Komunikasi Dapat
dimanfaatkan oleh perusahaan atau organisasi untuk berkomunikasi.
2.2.Jenis Jaringan Komputer
a.Berdasarkan cara pemrosesan dan pengaksesan
1. Jaringan host terminal,
jaringan ini terdiri dari sebuah atau lebih server yang dijhubungkan dalam satu
dumb terminal.
2. Client server, terdiri dari
sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client.
Kelebihan
client server
- Memberikan keamanan
yang lebih baik
-Lebih mudah pengaturannya bila
networknya besar karena administrasinya disentralkan
-Semua data dapat dibackup pada
satu lokasi sentral
Kerugian
client server
-Membutuhkan software NOS yang
mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX
-Membutuhkan hardware yang
lebih tinggi dan mahal untuk mesin server
- Membutuhkan
administrator yang profesional
-Mempunyai satu titik lemah
jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.
3) Peer to peer network, adalah jaringan komputer yang terdiri dari
beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1 sampai 2
printer) dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah pennguna program,
data, dan printer secara bersama-sama.
Kelebihan
peer to peer
-Pelaksanaan tidak terlalu
mahal, relatif murah
-Tidak membutuhkan software
server NOS ( Network Operating System )
-Tidak membutuhkan
administrator network yang handal
Kerugian
peer to peer
-Tidak cocok untuk network
skala besar, administrasi menjadi tidak terkontrol
-Tiap user harus dilatih untuk
menjalankan tugas administrative.
- Keamanan kurang
-Semua mesin yang sharing
resource tidak mempengaruhi performa
b.Berdasarkan
metode distribusi data
Jaringan terpusat atas
beberapa komputer terminal yang terhubung ke komputer induk
(host). Jaringan terpusat terdiri atas beberapa komputer terminal yang
terhubung ke komputer induk (host). Komputer induk berisi data dan aplikasi dan
melaksanakan hampir semua pengolahan data.
Jaringan distribusi terdiri
dari beberapa komputer induk yang terhubung dengan berbagai
terminal. Jaringan terdistribusi terdiri atas beberapa komputer induk yang
terhbung dengan berbagai terminal. Jaringan terdistribusi secara fisik dapat
dibentuk dari penggabungan jaringan terpusat.
c.Berdasarkan jarak
1. Local Area Network (LAN)
Merupakan jaringan milik
pribadi yang jangkauannya hanya sampai beberapa kilometer. LAN biasanya
dibuat atau digunakan untuk menghubungkan komputer dalam
sebuah gedung (kantor).
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Merupakan jaringan umum yang
jangkauannya cukup besar. MAN dapat membuat jaringan computer antar gedung. MAN juga mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat
berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
Merupakan jangkauan umum yang
cakupannya lebih luas daripada MAN. Jaringan yang dibentuk WAN ini dapat
mencakup sebuah Negara bahkan benua.
4. Internet
Merupakan kumpulan jaringan
yang terinterkoneksi. Internet merupakan pengembangan jaringan , yang
dibuat untuk memudahkan komunikasi setiap orang yang berjauhan keberadaannya.
5. Jaringan tanpa kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan
suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak dapat dilakukan dengan jaringan
yang menggunakan kabel.
Prinsip
Kerja Jaringan Komputer
1. Metode pengiriman dan
penerimaan data.
2.
Keamanan data dalam jaringan.
2.3.Protokol Jaringan
Protokol Jaringan adalah aturan-aturan yang digunakan dalam jaringan sehingga
komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda
platform dapat saling berkomunikasi. Yang di atur adalah : Topologi/Bentuk
Fisik Jaringan, Kabel yang
di gunakan, dan Kecepatan transfernya. Berikut adalah Jenis-Jenis dari
Protocol Jaringan :
•Ethernet
Protokol Ethernet paling banyak di gunakan
dalam sistem jaringan. Ethernet menggunakan metode akses yang disebut
dengan CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision
Detection) dalam mengkomunikasikan data. Protocol Ethernetbekerja
dengan memperhatikan network atau jaringan sebelum di lakukan transformasi atau transmisi data . Apabila jalur
masih sibuk maka akan dia akan menunggu melakukkan pengiriman data hingga jalur
bersih dari data.
Topologi: TopologiBUS dan TopologiStar
Kabel : Coaxial, Fiber Optic dan Twisted Pair
Kecepatan : 10 Mbps.
•Local
Talk
Local Talk merupakan protokol jaringan dengan
menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CA
(Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance) dalam
mengkomunikasikan data. Protocol Local Talk di Populerkan oleh Machintos atauApple Computer. Protocol Local Talk bekerja dengan menghindari dari tabrakan saat
pengiriman data. Adapter Local Talk dan Kabel Twisted Pair khusus di gunakan
dalam jaringan ini melalui serial port.
Topologi : Topologi Bus
Kabel : Twisted Pair
Kecepatan : 230 Kbps
•Token Ring
Protokol Token Ring di
populerkan oleh IBM pada tahun 1980. Metode akses protokol Token Ring adalah
melalui sebuah Token dalam sebuah lingkaran seperti cincin. Sinyal Token
bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan
bergerak dari satu komputer menuju ke komputer lainnya.
Topologi : Topologi Star
Kabel : Twisted Pair dan Fiber Optic
Kecepatan : 4 Mbps – 11 Mbps
•FDDI (Fiber Distributted Data
Interface)
FDDI merupakan protokol jaringan dengan metode akses model Token. FDDImenghubungkan beberapa komputer
sampai jarak yang jauh. Topologi ini bentuknya sama dengan Token Ring tetapi
menggunakan 2 buah ring. Dengan Maksud apabila ring 1 ada masalah maka secara
otomatis akan berpindah ke ring 2.
Topologi : Topologi Star
Kabel : Fiber Optic
Kecepatan : 100 Mbps
Dari ke empat macam Protocol
di atas, Protocol yang paling populer atau berkembang adalah Protocol Ethernet
karena Protocol Ethernet Cara Instalasi nya yang mudah dan Alat yang di
pergunakan mudah untuk di cari di pasaran.
Jaringan
berdasarkan Area wilayahnya :
1)
Local Area Network
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya
mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam
rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada
teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai
kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet,
saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan
untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan
teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
LAN
mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1.Mempunyai
pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator
telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer
di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur
semua sistem di dalam jaringan tersebut.
WAN
adalah singkatan dari istilah
teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan
komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer
antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai
jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.WAN digunakan untuk
menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain,
sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan
pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
2)
MAN
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN.
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN.
Suatu jaringan dalam suatu kota dengan
transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti
kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan
dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini
merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan
MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi,
yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan,
dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
2.4.Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah pola
hubungan computer dalam suatu jaringan. Macam macam Topologi jaringan yaitu :
1. Topologi Mesh
Gambar
2.1 Topologi Mesh
Topologi mesh adalah suatu
bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara
langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam
topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat
yang dituju (dedicated links).
Karakteristik
Topologi Mesh :
-Topologi mesh memiliki
hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
-Susunannya pada setiap
peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
-Jika jumlah peralatan yang
terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk
dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan
Topologi Mesh :
-Keuntungan utama dari
penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
-Terjaminnya kapasitas channel
komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
-Relatif lebih mudah untuk
dilakukan troubleshoot.
Kekurangan
Topologi Mesh :
-Sulitnya pada saat melakukan
instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan
peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
-Biaya yang besar untuk
memelihara hubungan yang berlebih.
2. Topologi Star
Gambar
2.2 Topologi Star
Topologi bintang atau yang
lebih sering disebut dengan topologi star. Contoh alat yang di pakai disini
adalah hub, switch, dll
Karakteristik
Topologi Star :
-Setiap node berkomunikasi
langsung dengan konsentrator (HUB).
-Bila setiap paket data yang
masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung
sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan
semakin turun.
-Sangat mudah dikembangka.
-Jika salah satu ethernet card
rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan
masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan
tersebut.
-Tipe kabel yang digunakan
biasanya jenis UTP.
Keuntungan
Topologi Star :
-Cukup mudah untuk mengubah dan
menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa
mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
-Apabila satu komputer yang
mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat
mati seluruh jaringan star.
-Kita dapat menggunakan
beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat
mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan
Topologi Star :
-Memiliki satu titik kesalahan,
terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan
akan gagal untuk beroperasi.
-Membutuhkan lebih banyak kabel
karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih
banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
-Jumlah terminal terbatas,
tergantung dari port yang ada pada hub.
-Lalulintas data yang padat
dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3. Topologi Ring
Gambar
2.3 Topologi Ring
Topologi ring digunakan dalam
jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth
untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika
performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah
yang banyak.
Karakteristik
Topologi Ring :
-Node-node dihubungkan secara
serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
-Sangat sederhana dalam layout
seperti jenis topologi bus.
-Paket-paket data dapat
mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat
dihindarkan.
-Problem yang dihadapi sama
dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak
bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
-Tipe kabel yang digunakan
biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan
Topologi Ring :
-Data mengalir dalam satu arah
sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
Aliran data mengalir lebih
cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
-Dapat melayani aliran
lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
-Waktu untuk mengakses data
lebih optimal.
Kekurangan
Topologi Ring :
-Apabila ada satu komputer
dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
-Menambah atau mengurangi
komputer akan mengacaukan jaringan.
Sulit untuk melakukan
konfigurasi ulang.
4. Topologi Bus
Gambar
2.4 Topologi Bus
Topologi ini adalah topologi
yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing
masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal,
dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator.
Karakteristik
Topologi BUS :
-Node – node dihubungkan secara
serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
-Sangat sederhana dalam
instalasi.
-Sangat ekonomis dalam biaya.
-Paket-paket data saling
bersimpangan pada suatu kabel.
-Tidak diperlukan hub, yang
banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
-Problem yang sering terjadi
adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down,
sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan
Topologi BUS :
Topologi yang sederhana.
-Kabel yang digunakan sedikit
untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain.
-Biayanya lebih murah
dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
-Cukup mudah apabila kita ingin
memperluas jaringan pada topologi bus.
Kekurangan
Topologi BUS :
-Traffic (lalu lintas) yang
padat akan sangat memperlambat bus.
-Setiap barrel connector yang
digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan
akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
Sangat sulit untuk melakukan
troubleshoot pada bus.
Lebih lambat dibandingkan
dengan topologi yang lain.
5. Topologi Pohon
Gambar
2.5 Topologi Pohon
Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat.
Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki
yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang
rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan
jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer Pada jaringan pohon,
terdapat beberapa tingkatan simpul (node).
2.5.Tipe Jaringan
Tipe jaringan dalam kehidupan
sehari-hari dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
a.
Jaringan berbasis server adalah dengan adanya
server di dalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan
pengelolaan jaringan tersebut.
b.
Jaringan peer to peer berfungsi sebagai client dan server sekaligus.
Jaringan ini digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah komputer sedikit.
c. Jaringan
hybrid memiliki semua yang
terdapat pada dua tipe jaringan di atas.
Internet Service Provider
Sejarah ISP di Indonesia
ISP pertama di Indonesia adalah IPTEKNET (http://www.iptek.net.id/) yang beroperasi penuh menjelang awal 1994.
Pada tahun yang sama P.T. IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya
mulai beroperasi. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia yang pada
awalnya memanfaatkan lisensi dari P.T. Lintas Arta. Sambungan awal ke Internet
oleh IndoNet dilakukan menggunakan metode dial-up. IndoNet berlokasi di di
daerah Rawamangun, Jakarta.
Kriteria
Pemilihan ISP
· Kecepatan transfaer data
· Bandwidth
· Memiliki server proxy
· Memiliki backbone
· Keamanan data
· Layanan yang diberikan
· Biaya
· Hardware
· Teknologi yang digunakan
Jenis
Pelayanan Koneksi Internet
· Dial Up
· Mobile Access
· Hotspot
· Wireless
kecepatan
Transfer Dta
· Satuan
kecepatan transfer data adalah bps 9bits per second.
· faktor
yang memengaruhi kecepatan akses internet :
· Media
transmisi
· Kecepatan
Jaringan
· Banyaknya
User
2.6.Media Transmisi Data
Gambar
2.6 Media Transmisi Data
Media Transmisi Data dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu :
1. Media Transmisi Guided
2. Media Transmisi Unguided
Media transmisi yang terpandu
maksudnya adalah media yang mampu mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat
materialnya. Contoh: kabel twisted-pair, kabel coaxial dan serat optik.
Twisted Pair
Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin.
Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain
sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah
dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel
twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin
terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
-Shielded Twisted-Pair (STP)
- Unshielded Twisted-Pair (UTP)
Ada dua jenis transmisi,
yaitu :
-
Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana
pancaran terfokus pada satu sasaran.
-
Broadcast (omnidirectioanl) yaitu
dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antenna.
2.7 Macam Macam Kabel
a.Coaxial
Gambar
2.7 kabel koaksial
Kabel coaxial
menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk dan electrical interference (berasal dari petir dan
sistem radio) karena terdapat semacam perlindungan logam/metal dalam kabel
tersebut. Kabel coaxial hanya dapat mempunyai transfer rate data maximum 10
Mbps.
Tabel
1: Jenis Cable Coaxial
Type
|
Hambatan
|
Digunakan
untuk
|
RG-8
|
50 ohm
|
Thick Ethernet
|
RG-11
|
50 ohm
|
Thick Ethernet
|
RG-58
|
50 ohm
|
Thin Ethernet
|
RG-59
|
75 ohm
|
Kabel TV
|
RG-62
|
93 ohm
|
ARCnet
|
B.UTP ( Unshielded
Twisted Pair )
Gambar
2.8 kabel UTP
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) merupakan
sepasang kabel yang di-twist/dililit
satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat
terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam
jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai
transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek
yaitu maximum 100m.
Pengkabelan
menggunakan kabel UTP terdapat dua metode:
- Kabel Lurus (Straight Cable).
- Kabel Silang (Crossover Cable).
C.STP ( Shielded Twisted Pair )
Gambar
2.9 Kabel STP
Secara fisik
kabel shielded sama
dengan unshielded tetapi
perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai
selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan
elektrik. Kekurangan STP kabel lainnya adalah tidak samanya standar antar
perusahaan yang memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih
susah dalam penanganan fisiknya.
D.Fiber Optic
Gambar
2.10 Kabel fiber optic
Fiber Optic mempunyai dua mode transmisi, yaitu single mode dan multi mode. Single mode menggunakan sinar laser sebagai media transmisi data sehingga mempunyai jangkauan yang lebih jauh. Sedangkan multimode menggunakan LED sebagai media transmisi.
Teknologi fiber optic atau serat cahaya memungkinkan
menjangkau jarak yang besar dan menyediakan perlindungan total terhadap
gangguan elektrik. Kecepatan transfer data dapat mencapai 1000 mbps serta jarak
dalam satu segment dapat labih dari 3.5 km. kabel serat cahaya tidak terganggu
oleh lingkungan cuaca dan panas.
Kabel fiber optic terdiri dari
macam-macam jenis tergantung dari mana tempat kabel FO akan diletakan, misal
dalam air, bawah tanah, dan lain-lain.
Adapun keuntungan-keuntungan
lain dari kabel fiber optic adalah :
· Kecepatan : jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan
tinggi,mencapaigigabits.
· Bandwidth : fiber optic mampu
membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
· Distance : sinyal-sinyal
dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa
memerlukan perlakuan refresh atau diperkuat.
· Resistance : daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan
perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Jaringan komputer adalah
kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau
perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi
3.2
Saran
Demikian
yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam
Makalah ini, tentunya Makalah ini dan kami penulis Makalah di
kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga Makalah ini berguna bagi penulis pada
khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar