Senin, 16 Februari 2015

Contoh Makalah Jaringan Komputer

BAB I
PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Masalah 

Perkembangan   teknologi   jaringan   komputer   dewasa   ini   semakin  pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan layanan yang memanfaatkan jaringan komputer. Pada sistem jaringan komputer, protokol merupakan suatu bagian yang paling penting.
Protokol jaringan yang   umum   digunakan   adalah   IPv4. Akantetapi   protokol   telah   berumur   lebih   dari   20   tahun   masih   terdapat   beberapa kekurangan dalam menangani   jumlah   komputer   dalam   suatu   jaringan   yang
semakin  kompleks. Telah dikembangkan protokol jaringan baru, yaitu IPv6 yang merupakan solusi dari masalah diatas.

1.2 Perumusan Masalah


1.Apa itu jaringan dasar koputer?

2.Apa saja yang termasuk jaringan dasar?


1.3 Tujuan


1.Memperdalam Jaringan dasar 

2.Memenuhi alah satu tugas produktif










BAB 2
PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu.Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node. Hal ini memungkinkan pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama, dan menggunakan sumber daya jaringan (hardware dan software) ada.
Beberapa manfaat dari jaringan komputer, antara lain:
1.Resource Sharing Yaitu penggunaan sumber daya yang ada secara bersam-sama.
2.Realiabitas Tinggi Dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan realibitas yang tinggi.
3.Menghemat Uang Perusahaan dapat menghemat peralatan yang harus digunakan.
4.Sarana Komunikasi Dapat dimanfaatkan oleh perusahaan atau organisasi untuk berkomunikasi.
2.2.Jenis Jaringan Komputer
a.Berdasarkan cara pemrosesan dan pengaksesan
1.      Jaringan host terminal, jaringan ini terdiri dari sebuah atau lebih server yang dijhubungkan dalam satu dumb terminal.
2.      Client server, terdiri dari sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client.
Kelebihan client server
- Memberikan keamanan yang lebih baik
-Lebih mudah pengaturannya bila networknya besar karena administrasinya disentralkan
-Semua data dapat dibackup pada satu lokasi sentral
Kerugian client server
-Membutuhkan software NOS yang mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX
-Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server
- Membutuhkan administrator yang profesional
-Mempunyai satu titik lemah jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.
3) Peer to peer network, adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1 sampai 2 printer) dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah pennguna program, data, dan printer secara bersama-sama.
Kelebihan peer to peer
-Pelaksanaan tidak terlalu mahal, relatif murah
-Tidak membutuhkan software server NOS ( Network Operating System )
-Tidak membutuhkan administrator network yang handal
Kerugian peer to peer
-Tidak cocok untuk network skala besar, administrasi menjadi tidak terkontrol
-Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administrative.
- Keamanan kurang
-Semua mesin yang sharing resource tidak mempengaruhi performa
b.Berdasarkan metode distribusi data
Jaringan terpusat atas beberapa komputer terminal yang terhubung ke komputer induk (host). Jaringan terpusat terdiri atas beberapa komputer terminal yang terhubung ke komputer induk (host). Komputer induk berisi data dan aplikasi dan melaksanakan hampir semua pengolahan data.
Jaringan distribusi terdiri dari beberapa komputer induk yang terhubung dengan berbagai terminal. Jaringan terdistribusi terdiri atas beberapa komputer induk yang terhbung dengan berbagai terminal. Jaringan terdistribusi secara fisik dapat dibentuk dari penggabungan jaringan terpusat.
c.Berdasarkan jarak
1.      Local Area Network (LAN)
Merupakan jaringan milik pribadi yang jangkauannya hanya sampai beberapa kilometer.  LAN biasanya dibuat atau digunakan untuk menghubungkan komputer dalam sebuah gedung (kantor).
2.      Metropolitan Area Network (MAN)
Merupakan jaringan umum yang jangkauannya cukup besar. MAN dapat membuat jaringan computer antar gedung. MAN juga mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3.      Wide Area Network (WAN)
Merupakan jangkauan umum yang cakupannya lebih luas daripada MAN. Jaringan yang dibentuk WAN ini dapat mencakup sebuah Negara bahkan benua.


4.      Internet
Merupakan kumpulan jaringan yang terinterkoneksi. Internet merupakan pengembangan jaringan , yang dibuat untuk memudahkan komunikasi setiap orang yang berjauhan keberadaannya.
5.      Jaringan tanpa kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak dapat dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
Prinsip Kerja Jaringan Komputer
1. Metode pengiriman dan penerimaan data.
2. Keamanan data dalam jaringan.
2.3.Protokol Jaringan
Protokol Jaringan adalah aturan-aturan yang digunakan dalam jaringan sehingga komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. Yang di atur adalah : Topologi/Bentuk Fisik Jaringan, Kabel yang di gunakan, dan Kecepatan transfernya. Berikut adalah Jenis-Jenis dari Protocol Jaringan :
•Ethernet
Protokol Ethernet paling banyak di gunakan dalam sistem jaringan. Ethernet menggunakan metode akses yang disebut dengan CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection) dalam mengkomunikasikan data. Protocol Ethernetbekerja dengan memperhatikan network atau jaringan sebelum di lakukan transformasi atau transmisi data . Apabila jalur masih sibuk maka akan dia akan menunggu melakukkan pengiriman data hingga jalur bersih dari data.
Topologi: TopologiBUS dan TopologiStar


Kabel : CoaxialFiber Optic dan Twisted Pair

Kecepatan : 10 Mbps.
•Local Talk
Local Talk merupakan protokol jaringan dengan menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance) dalam mengkomunikasikan data. Protocol Local Talk di Populerkan oleh Machintos atauApple Computer. Protocol Local Talk bekerja dengan menghindari dari tabrakan saat pengiriman data. Adapter Local Talk dan Kabel Twisted Pair khusus di gunakan dalam jaringan ini melalui serial port.
Topologi : Topologi Bus


Kabel : Twisted Pair

Kecepatan : 230 Kbps
•Token Ring
Protokol Token Ring di populerkan oleh IBM pada tahun 1980. Metode akses protokol Token Ring adalah melalui sebuah Token dalam sebuah lingkaran seperti cincin. Sinyal Token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari satu komputer menuju ke komputer lainnya.



Topologi : Topologi Star

Kabel : Twisted Pair dan Fiber Optic
Kecepatan : 4 Mbps – 11 Mbps

•FDDI (Fiber Distributted Data Interface)
FDDI merupakan protokol jaringan dengan metode akses model Token. FDDImenghubungkan beberapa komputer sampai jarak yang jauh. Topologi ini bentuknya sama dengan Token Ring tetapi menggunakan 2 buah ring. Dengan Maksud apabila ring 1 ada masalah maka secara otomatis akan berpindah ke ring 2.
Topologi : Topologi Star


Kabel : Fiber Optic

Kecepatan : 100 Mbps
Dari ke empat macam Protocol di atas, Protocol yang paling populer atau berkembang adalah Protocol Ethernet karena Protocol Ethernet Cara Instalasi nya yang mudah dan Alat yang di pergunakan mudah untuk di cari di pasaran.
Jaringan berdasarkan Area wilayahnya :
1)             Local Area Network
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1.Mempunyai pesat data yang lebih tinggi


2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit

3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
2)             MAN
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN.
 Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
2.4.Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah pola hubungan computer dalam suatu jaringan. Macam macam Topologi jaringan yaitu :
1.      Topologi Mesh
Gambar 2.1 Topologi Mesh
Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Karakteristik Topologi Mesh :
-Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
-Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
-Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi Mesh :
-Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
-Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
-Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh :
-Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
-Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
2.      Topologi Star
Gambar 2.2 Topologi Star
Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll
Karakteristik Topologi Star :
-Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
-Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
-Sangat mudah dikembangka.
-Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
-Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star :
-Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
-Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
-Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan Topologi Star :
-Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
-Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
-Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
-Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3.      Topologi Ring
Gambar 2.3 Topologi Ring
Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Karakteristik Topologi Ring :
-Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
-Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
-Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
-Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
-Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi Ring :
-Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
-Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
-Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kekurangan Topologi Ring :
-Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
-Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4.      Topologi Bus
Gambar 2.4 Topologi Bus
Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator.
Karakteristik Topologi BUS :
-Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
-Sangat sederhana dalam instalasi.
-Sangat ekonomis dalam biaya.
-Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
-Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
-Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS :
Topologi yang sederhana.
-Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain.
-Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
-Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kekurangan Topologi BUS :
-Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
-Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

5.      Topologi Pohon
Gambar 2.5 Topologi Pohon
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node).
2.5.Tipe Jaringan
Tipe jaringan dalam kehidupan sehari-hari dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
a.       Jaringan berbasis server adalah dengan adanya server di dalam sebuah  jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolaan jaringan tersebut.
b.      Jaringan peer to peer berfungsi sebagai client dan server sekaligus. Jaringan ini digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah komputer sedikit.
c.       Jaringan hybrid memiliki semua yang terdapat pada dua tipe jaringan di atas.

Internet Service Provider
Sejarah ISP di Indonesia
ISP pertama di Indonesia adalah IPTEKNET (http://www.iptek.net.id/) yang beroperasi penuh menjelang awal 1994. Pada tahun yang sama P.T. IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya mulai beroperasi. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia yang pada awalnya memanfaatkan lisensi dari P.T. Lintas Arta. Sambungan awal ke Internet oleh IndoNet dilakukan menggunakan metode dial-up. IndoNet berlokasi di di daerah Rawamangun, Jakarta.
Kriteria Pemilihan ISP
·         Kecepatan transfaer data
·         Bandwidth
·         Memiliki server proxy
·         Memiliki backbone
·         Keamanan data
·         Layanan yang diberikan
·         Biaya
·         Hardware
·         Teknologi yang digunakan
Jenis Pelayanan Koneksi Internet
·         Dial Up
·         Mobile Access
·         Hotspot
·         Wireless
 kecepatan Transfer Dta
·         Satuan kecepatan transfer data adalah bps 9bits per second.
·         faktor yang memengaruhi kecepatan akses internet :
·         Media transmisi
·         Kecepatan Jaringan
·         Banyaknya User
2.6.Media Transmisi Data
Gambar 2.6 Media Transmisi Data
Media Transmisi Data dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu :


1. Media Transmisi Guided

2. Media Transmisi Unguided
Media transmisi yang terpandu maksudnya adalah media yang mampu mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat materialnya. Contoh: kabel twisted-pair, kabel coaxial dan serat optik.
Twisted Pair
Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
-Shielded Twisted-Pair (STP)


- Unshielded Twisted-Pair (UTP)

Ada dua jenis transmisi, yaitu :
-          Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran.
-          Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antenna.


2.7 Macam Macam Kabel
 a.Coaxial
Gambar 2.7 kabel koaksial
      Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk dan electrical interference (berasal dari petir dan sistem radio) karena terdapat semacam perlindungan logam/metal dalam kabel tersebut. Kabel coaxial hanya dapat mempunyai transfer rate data maximum 10 Mbps.
Tabel 1: Jenis Cable Coaxial
Type
Hambatan
Digunakan untuk
RG-8
50 ohm
Thick Ethernet
RG-11
50 ohm
Thick Ethernet
RG-58
50 ohm
Thin Ethernet
RG-59
75 ohm
Kabel TV
RG-62
93 ohm
ARCnet

B.UTP ( Unshielded Twisted Pair )
Gambar 2.8 kabel UTP
     Kabel Unshielded Twisted Pair  (UTP) merupakan sepasang kabel yang di-twist/dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.
    Pengkabelan menggunakan kabel UTP terdapat dua metode:
Kabel Lurus (Straight Cable).
- Kabel Silang (Crossover Cable).

C.STP ( Shielded Twisted Pair )       
Gambar 2.9 Kabel STP
Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan STP kabel lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.
D.Fiber Optic
Gambar 2.10 Kabel fiber optic

Fiber Optic mempunyai dua mode transmisi, yaitu single mode dan multi mode. Single mode menggunakan sinar laser sebagai media transmisi data sehingga mempunyai jangkauan yang lebih jauh. Sedangkan multimode menggunakan LED sebagai media transmisi.
Teknologi fiber optic atau serat cahaya memungkinkan menjangkau jarak yang besar dan menyediakan perlindungan total terhadap gangguan elektrik. Kecepatan transfer data dapat mencapai 1000 mbps serta jarak dalam satu segment dapat labih dari 3.5 km. kabel serat cahaya tidak terganggu oleh lingkungan cuaca dan panas.
Kabel fiber optic terdiri dari macam-macam jenis tergantung dari mana tempat kabel FO akan diletakan, misal dalam air, bawah tanah, dan lain-lain.
Adapun keuntungan-keuntungan lain dari kabel fiber optic adalah :
·         Kecepatan : jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi,mencapaigigabits.
·         Bandwidth : fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
·         Distance : sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan        perlakuan refresh atau diperkuat.
·         Resistance : daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.




BAB III
PENUTUP
3.1     Kesimpulan
Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi
 3.2      Saran
            Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam Makalah ini, tentunya Makalah ini dan kami penulis Makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga Makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar